Suara Golput Meningkat Karena Korupsi

0
125

Sekda Pemkot Malang yang mewajibkan PNS di jajarannya untuk mencoblos di Pilkada Gubernur JawaTimur menuai pro-kontra. Gunadi Center Mengindikasikan keberadaan Surat Edaran berpotensi menjadi semacam bahan intimidasi. Sementara bagi Pemkot, Surat Edaran tersebut dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih dalam pilkada, di mana angka golput menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Fenomena golput dalam pilkada seakan menjadi “cacat bawaan” ajang demokrasi. Ada semacam apatisme politik yang sangat jelas terlihat dalam ajang pesta rakyat daerah, dan ini menjadi preseden buruk dalam sebuah demokrasi, mengingat demokrasi sangat erat hubungannya dengan partisipasi. Pada level tertentu, rendahnya partisipasi politik ini bisa jadi menjelma menjadi delegitimasi politik. Dan, jika ini terjadi maka proses demokrasi yang saat ini berjalan mengalami apa yang disebut ‘cacat’ demokrasi.

Istilah golput (golongan putih) sudah lama menghiasi kancah politik-demokrasi di negeri ini. Secara historis, istilah “putih” dipakai untuk memposisikan diri sebagai sesuatu yang netral dan tidak partisan dalam politik partai yang penuh warna. Bahkan, sampai saat ini warna masih sangat melekat dalam entitas sebuah partai. Sehingga warna putih dipilih sebagai sebuah representasi politik yang tidak berwarna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here